STIE Perbanas Surabaya

Menu

Sekilas Tentang PPPM

Sekilas tentang PPPM

KELEMBAGAAN pppm

Pengelolaan Dan Organisasi

Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (PPPM ) STIE Perbanas Surabaya merupakan salah satu unit kerja di STIE Perbanas Surabaya yang mewadahi kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh staf pengajar di lingkungan STIE Perbanas Surabaya. Dengan demikian lembaga ini mendukung pencapaian visi dan misi STIE Perbanas Surabaya dalam hal riset dan pengabdian masyarakat.

Dalam pengelolaanya PPPM  dipimpin oleh Ketua PPPM yang dibantu oleh satu orang sebagai koordinator penelitian, satu orang sebagai koordinator pengabdian masyarakat,  satu orang sebagai koordinator penerbitan Jurnal. Ketua PPPM bertanggung jawab langsung kepada Ketua STIE Perbanas Surabaya. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari ketua PPPM banyak melakukan koordinasi dengan  ketua jurusan  yang ada di STIE Perbanas Surabaya yang meliputi ketua jurusan Akuntansi,  jurusan Manajemen dan ketua program Diploma.

Mekanisme koordinasi  dengan jurusan dalam hal penetapan kompetensi dosen dalam  kelompok mata kuliah, kegiatan Research Group serta dalam hal pengiriman pelatihan dosen dalam meningkatkan keahlian meneliti dan diseminasi hasil pelatihan.

Di jurusan yang ada di STIE Perbanas Surabaya   dosen dikelompokkan dalam mata kuliah konsentrasi yang disesuaikan dengan minat dan kemampuan dosen tersebut. Pada jurusan Manajemen ada empat bidang peminatan yang meliputi konsentrasi perbankan, konsentrasi pemasaran, konsentrasi manajemen keuangan dan konsentrasi manajemen sumber daya manusia. Jurusan Akuntansi mempunyai tiga (3) kelompok peminatan yang meliputi konsentrasasi Akuntansi Keuangan, konsentrasi Sistem Informasi dan konsentrasi Akuntansi Manajemen. Pada bidang studi Diploma terdapat dua (2) bidang peminatan yang meliputi peminatan pada bidang perbankan dan pasar modal. Berdasarkan kompetensi dosen tersebut maka dibentuklah kelompok penelitian (Research Group). Research group (RG) mengadakan kegiatan yang berupa diskusi mengenai topik penelitian , membahas  jurnal dan mengembangkan penelitian di bidang tersebut. Meskipun sudah ada RG tetapi kelompok ini belum optimal dalam pelaksanaan kegiatan. Masih belum aktifnya RG ini dimungkinkan belum adanya sistem penilaian kinerja dosen  yang berbasis penelitian selain belum adanya sistem yang dibakukan untuk mewajibkan dosen aktif dalam kegiatan RG.

Sistem evaluasi dan kontrol untuk kegiatan di PPPM sudah dilakukan dengan cara melakukan evaluasi perkegiatan dan juga evaluasi tahunan. Namun demikian model pelaporannya belum dapat optimal dipergunakan untuk pengambilan keputusan untuk umpan balik karena belum ada sistem informasi untuk pelaporan yang mudah untuk ditelusuri.

Akuntabilitas dalam keputusan persetujuan proposal penelitian dan pemantauan kemajuan proyek penelitian selama ini sudah dilakukan akan tetapi dalam pelaksanaannya, ada sekitar 25% penelitian yang penyelesaiannya tertunda dan tidak dapat diselesaikan. Selain itu kajian terhadap penggunaan dana penelitian apakah sudah efisien dan sesuai dengan yang diharapkan masih perlu ditindaklanjuti.

Kompetensi Dosen dalam Penelitian

Kompetensi Dosen dalam penelitian penyebarannya tidak merata, ada dosen yang mempunyai kemampuan meneliti yang sangat baik sementara masih banyak dosen yang belum mempunyai kemampuan meneliti. Selain itu ada research group  kelompok tertentu lebih aktif dibandingkan dengan kelompok yang lain.  Salah satu sebab dari tidak meratanya kompetensi dosen adalah karena program pengembangan kompetensi penelitian yang dilakukan tidak terencana secara sistematis dengan memperhatikan kompetensi yang sudah dimilki dosen dan kebutuhan.  Hal ini tidak terlepas dari belum adanya mapping kompetensi dosen.

 Ketidakmerataan penyebaran kompetensi dosen ini dapat terlihat dari kegiatan ilmiah yang dilakukan kelompok dosen manajemen lebih banyak dibandingkan kelompok dosen akuntansi. Hal ini dapat dilihat dari kegiatan ilmiah yang dilakukan oleh dosen pada jurusan manajemen dan akuntansi yang terlihat pada lampiran 2.

Kuantitas dan Kualitas Penelitian

Produktivitas penelitian dosen di STIE perbanas Surabaya masih rendah. Hal ini dapat dilihat dari jumlah penelitian yang dihasilkan untuk setiap tahun anggaran yang relatif masih kecil dibandingkan dengan jumlah dosen tetap yang dimiliki. Realisasi penelitian masih berkisar antara 50%-60 % dari anggaran yang disediakan. Rendahnya jumlah penelitian dosen saat ini disebabkan masih rendahnya motivasi dosen dalam melakukan penelitian. Rendahnya motivasi dosen ini disebabkan belum adanya mekanisme penilaian kinerja dosen yang memasukkan unsur penelitian  dan juga masih terkonsentrasinya kegiatan dosen yang hanya memfokuskan pada pengajaran, serta sistem pengelolaan research group belum ada. Kegiatan research group masih bersifat reaktif daripada proaktif. Pada saat ada masalah terhadap bidang kajian research group dalam penelitian baru diadakan diskusi.

Dilihat dari kualitas penelitian, jumlah peneliti yang mendapatkan dana hibah dari Dikti maupun sumber lain juga masih sedikit. Hal ini menunjukkan kemampuan bersaing  peneliti dari STIE Perbanas Surabaya masih rendah. Namun demikian ada juga beberapa peneliti (12%) di STIE Perbanas Surabaya yang mampu mendapatkan dana hibah bersaing, dosen muda maupun kajian wanita dari Dikti. Kondisi ini menunjukkan belum meratanya kemampuan meneliti di kalangan dosen di STIE Perbanas Surabaya.

Selain itu kolaborasi penelitian dosen dengan mahasiswa sudah dikembangkan meskipun belum berjalan lancar. Hanya pada kelompok konsentrasi pemasaran yang sudah melakukan kolaborasi riset, dimana dosen sudah mempunyai perencanaan riset yang ditawarkan kepada mahasiswa yang mengambil mata kuliah metodologi penelitian. Metode ini belum merata dilakukan diseluruh konsentrasi yang ada di STIE Perbanas Surabaya, hal ini disebabkan karena belum adanya sistem yang mengkaitkan  kegiatan penelitian di PPPM dengan mata kuliah metodologi penelitian yang ada di jurusan.

Hasil penelitian  belum dimanfaatkan untuk kegiatan pengabdian dan pengajaran. Dengan belum dikaitkannya hasil penelitian dengan pengajaran membuat materi pengajaran dosen tidak hidup karena hanya mendasarkan pada teori dan bukan hasil kajian empiris. Selain itu. masih rendahnya jumlah penelitian terapan menyebabkan belum banyak penelitian yang dapat dimanfaatkan untuk industri.

Sarana  Dan Prasarana Penelitian

a).   Perpustakaan

Perpustakaan di STIE Perbanas Surabaya digunakan untuk kepentingan dosen dan semua mahasiswa dari empat program studi yang ada. Koleksi Perpustakaan antara lain  terdapat 9.635 judul dengan jumlah buku 19.318 eks. Majalah 28 judul dan  Jurnal (Asing dan Indonesia)  21 judul, bahan khusus (CD, Disket, Kaset) 148 judul dan Koran 6 macam. Selain itu Perpustakaan juga mengoleksi hasil penelitian baik Skripsi, Tesis, Disertasi maupun Laporan Penelitian lainnya (1.165 buah). Kelengkapan perpustakaan ini sangat menunjang kegiatan penelitian baik yang dilakukan oleh dosen maupun mahasiswa. Berdasarkan data pengunjung perpustakaan hanya sekitar 10% dosen yang rutin mengunjungi perpustakaan, yang lainnya memanfaatkan layanan peminjaman (buku, CD, jurnal dan lain-lain).

b).   Laboratorium.

Laboratorium yang dimiliki oleh STIE Perbanas Surabaya meliputi laboratorium Akuntansi (2 buah), Laboratorium Komputer (2 buah), Laboratorium Bahasa (2 buah), Laboratorium Bank STIE Perbanas Surabaya, Laboratorium Pasar Modal, Laboratorium Manajemen Sumber Daya Manusia dan Laboratorium Pemasaran. Laboratorium ini pengelolaannya diatur oleh kepala laboratorium. Laboratorium akuntansi digunakan untuk menunjang pengajaran dan penelitian yang terkait dengan program studi akuntansi, laboratorium komputer digunakan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam program aplikasi komputer, laboratorium bahasa digunakan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam penguasaan bahasa asing sementara laboratorium manajemen digunakan untuk pengembangan pengajaran dan penelitian dibidang manajemen dan perbankan. Ketersediaan laboratorium ini sangat mendukung infrastruktur penelitian, namun demikian saat ini pemakaian laboratorium belum optimal dimanfaatkan untuk penelitian oleh dosen karena masih rendahnya jumlah penelitian dosen.

c).   Ketersediaan Internet dan CD Rom

Pada tahun 2001 mulai disediakan sarana internet dan CD Rom yang dapat diakses oleh karyawan dan dosen di STIE Perbanas Surabaya. Dengan ketersediaan sarana internet dan CD Rom ini dapat mempermudah mencari bahan literatur untuk pembuatan proposal penelitian. Dosen yang memanfaatkan fasilitas CD Rom baru sekitar 5%.

d).   Ketersediaan Jurnal ilmiah

Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sejak tahun 1997 bekerjasama dengan Perbanas Jawa Timur menerbitkan sebuah Jurnal Ilmiah yang bernama Jurnal Ventura yang terbit tiga tahun sekali yaitu April, Agustus dan Desember.

·        Sejak tahun 2005 memperoleh Akreditasi dari dikti pertanggal 17 November 2005 dengan no SK : 55/DIKTI/Kep./2005,dengan masa akreditasi 3 (tiga) tahun.

·        Setelah tahun 2008, Jurnal Ventura mencoba kembali untuk memperoleh Akreditasinya.

·        Tahun 2009 Jurnal Ventura membenahi diri dengan melakukan perubahan-perubahan:

·        Ventura berubah nama menjadi “JURNAL EKONOMI BISNIS DAN AKUNTANSI VENTURA”

-       Perubahan ISSN no Baru 2085-7381.

-       Perubahan Ukuran menjadi A4

-       Perubahan Cover menjadi Putih Polos

-       Perubahan halaman dalam menjadi 2 kolom

Perubahan-perubahan lain yang lebih konsisten sesuai dengan Gaya Selingkung yang telah ada di lembar belakang setiap penerbitan Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Ventura.

·        Bulan September, sekali lagi Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi Ventura mengajukan diri untuk Proses Akreditasi Tahap II tahun 2009.

·        Pertanggal 5 Desember 2005, dengan SK no. 110/DIKTI/Kep/2009 Jurnal Ekonomi Bisnis dan Akuntansi – Ventura kembali Terakreditasi dengan Poin B dan masa akreditasi ini adalah 3 tahun.

·        Pada bulan Mei 2009, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) bekerjasama dengan Program Pasca Sarjana dan Ikatan Bankir Indonesia (IBI) menerbitkan IndonesianJournal of Banking and Finance akan diterbitkan 2 kali dalam setahun, yaitu bulan Mei dan November.

·        Bulan Maret 2010 Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) bekerjasama dengan Program studi Akuntansi menerbitkan The Indonesian Accounting Review yang rencananya akan terbit 2 kali dalam setahun, yaitu bulan Maret dan September.

Sejalan dengan perkembangan teknologi komputer dan teknologi  ini direncanakan akan dikembangkan dalam bentuk jurnal elektronik.

e).   Manajemen dan Sistem Informasi

Pada awal tahun 2003 telah dikembangkan rencana manajemen data dan sistem informasi untuk masing-masing bagian termasuk untuk bagian PPPM. Awal tahun 2004 mulai dirancang sistem informasi yang terpadu sehingga informasi mengenai kegiatan penelitian dan pengabdian dapat diakses oleh civitas akademika STIE Perbanas Surabaya, namun sampai saat ini belum terealisasi. Pada saat ini data penelitian yang ada di PPPM sudah diadministrasi secara manual dan komputerisasi, tapi masih menggunakan sarana program Word dan MS Excel.

f).    Kemitraan dengan Industri dan dengan Instansi Lain.

Untuk mewujudkan tujuan yang ingin dicapai PPPM melakukan kerjasama dengan berbagai pihak seperti dengan Bank Indonesia Surabaya, Departemen Perindustrian dan Perdagangan (DEPPERINDAG), Departemen Koperasi, Pelindo III dan juga Paguyuban Lemlit Perguruan Tinggi di Jawa Timur serta instansi lain. Namun demikian kerjasama yang dilakukan belum optimal dan program kerja yang mengarah pada peningkatan kerjasama penelitian dan pengabdian masih dapat ditingkatkan lagi.

Alamat Kampus

  • Kampus 1: Jl. Nginden Semolo 34-36 Surabaya
  • Kampus 2: Jl. Wonorejo Timur 16 Surabaya
  • Telp. 031-5947151, 031-5947152 Fax. 031-5935937
  • Hotline Telp/SMS/WA: 0858 9597 9800
  • email: humas@perbanas.ac.id
Anda disini: Beranda