STIE Perbanas Surabaya

Menu

Personal Balanced Score Card ( PBSC )

Personal Balanced Score Card (PBSC)

Dasar Pemikiran

Gejala dalam dunia kerja, semakin banyak orang yang makin hari makin tidak bisa membagi waktu dan pekerjaannya, yang sepertinya tiada habis-habisnya. Hal ini dikarenakan adanya tuntutan dari  organisasi, untuk bekerja lebih cepat dan lebih baik dengan kuantitas pekerjaan yang makin bertambah, dituntut untuk menghasilkan lebih banyak dengan sumberdaya yang tetap atau bahkan lebih sedikit, lingkungan kerja yang terus menerus berubah, dan adanya tuntutan untuk menemukan cara-cara baru dalam bekerja.

Menyesuaikan dengan kondisi tuntutan organisasi yang demikian, anggota organisasi pada akhirnya terjebak pada budaya lembur, sasaran tanpa batas akhir, pelaksanaan kerja tanpa jeda waktu, kesibukan yang permanen, bekerja pada waktu luang, dan bekerja sampai energy habis. Dari sebuah survey (dalam Firdianty, 2009: 9) tercatat hasil yang menunjukkan bahwa jam kerja karyawan yang panjang berdampak terhadap buruknya produktivitas, kesehatan, hubungan karyawan dengan pasangannya atau temannya dan hubungan dengan anak-anak. Para responden dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa mereka tidak punya pilihan lain kecuali bekerja dalam jam kerja yang panjang

PERSONAL BALANCED SCORECARD (PBSC)  merupakan   konsep yang dikembangkan oleh Hubert K. Rampersad (2006), adalah instrumen yang dapat digunakan untuk pencarian pengetahuan diri (self knowledge), penemuan diri (self-discovery) dan penguasaan diri (self-mastery). 
Dalam dunia kerja, PBSC merupakan sarana bagi seseorang untuk mencapai sesuatu yang lebih dari yang telah tercapai saat ini. Dokumentasi dari penggunaan PBSC ini sebagian besar berisi mengenai bagaimana seseorang atau seorang karyawan memenuhi kebutuhannya untuk meningkatkan diri. Dengan PBSC, seseorang diarahkan untuk memiliki tujuan yang lebih pasti untuk dicapai baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang menselaraskan antara ambisi diri, organisasi dan keluarga.
Ada 3 dimensi inti dalam PBSC yaitu Personal Competence, Competence for Adding Value, and Aptitude for Self Actualization.

  • Personal competence difokuskan pada serangkaian ketrampilan yang dimiliki oleh seseorang. Hal ini menyangkut bagaimana seseorang berkinerja sesuai dengan tuntutan pekerjaan.
  • Competence for Adding Value  terkait dengan penugasan yang merupakan inisiasi aktif dari individu. Hal ini diukur dari adanya penambahan tanggungjawab dan bagaimana seseorang mampu bersosialisasi dan membentuk relasi dengan lingkungannya.
  • Aptitude for Self-actualization.  Dimensi ini berkaitan dengan keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan  kehidupan kerja serta terkait dengan apa yang dilakukan oleh seseorang atas pekerjaannya dan bagaimana sikap atau perasaan seseorang terhadap pekerjaannya. 

Esensi Program

            Dengan memahami konsep PBSC ini, maka individu akan mempunyai panduan untuk menyusun ambisi pribadi yang diselaraskan dengan ambisi keluarga dan lingkungan dimana individu berada, mensinergikan dunia kerja dengan dunia pribadi, sehingga tercapai keseimbangan antara tuntutan dunia kerja dengan kehidupan pribadi. Selain itu, bagi organisasi, adanya keselarasan antara ambisi pribadi dan ambisi bersama akan dapat meningkatkan total performance scorecard (TPS)
            Disertai dengan contoh-contoh yang konkrit dalam kehidupan kerja dan kehidupan pribadi sehari-hari, maka dengan adanya pelatihan ini akan memberikan kemudahan pemahaman dan penerapan PBSC dalam  mensinergikan ambisi pribadi dengan tuntutan di lingkungan/ ambisi pekerjaan. Untuk mempunyai pribadi yang mandiri, berkarakter dan beretika memerlukan antara lain pengenalan diri, kreativitas dan berfikir kritis, ketrampilan memecahkan masalah, ketrampilan berkomunikasi, ketrampilan  antar pribadi, keandalan dalam mengelola waktu, empathi, ketrampilan mengatasi tekanan dan emosi serta ketrampilan pengambilan keputusan. Ketrampilan-ketrampilan tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam PBSC.

Manfaat

Setelah anda memahami konsep PBSC dan menerapkannya, maka manfaat  sistem PBSC bagi anda adalah:

  • Bagi anda sebagai  Individu:
  • Pemahaman yang lebih baik terhadap diri sendiri
  • Sarana aktualisasi diri
  • Keterlibatan yang lebih tinggi ditempat kegiatan (kerja)
  • Berkarya lebih cerdas
  • Peningkatan tanggung jawab pribadi
  • Bagi Anda Seorang Atasan:
  • Timbulnya kesungguhan kerja yang lebih tinggi
  • Kinerja karyawan yang lebih baik
  • Termotivasinya karyawan
  • Terciptanya iklim kerja yang nyaman dan saling menghargai

Esensi Materi

1. Personal Balanced Scorecard dan pertumbuhan pribadi

Materi ini menjelaskan mengenai:

  • Konsep PBSC sebagai instrumen untuk pengembangan diri, efektivitas pribadi dan pertumbuhan dalam kehidupan.
  • Sasaran dan target pribadi (spesifik, terukur, dapat dicapai, berorientasi pada hasil, dan memiliki batas waktu)
  • Tindakan perbaikan pribadi
  • Menetapkan prioritas tindakan perbaikan pribadi

2. Menyelaraskan ambisi pribadi dengan ambisi bersama

Materi ini menjelaskan  visi misi dan peran kunci pribadi, faktor penentu keberhasilan, sasaran, ukuran kinerja, dan tindakan perbaikan pribadi. Dalam materi ini juga dijelaskan mengenai bagaimana  hubungan diantara berbagai tujuan yang menuntut pemenuhan, dan diuraikan pula mengenai etika dalam menselaraskan ambisi pribadi dan ambisi bersama

3. Siklus dalam Personal Balanced Scorecard

Materi ini menjelaskan bahwa implementasi PBSC mengikuti siklus  PDAC (Plan-Do-Act- Challenge) dan bagaimana siklus tersebut  menghasilkan proses keterlibatan total dalam kehidupan pribadi dan dalam proses berkarya

4. Organizational Balanced Scorecard  (OBSC) dan  Personal Balanced Scorecard (PBSC)

Materi ini menjelaskan bagaimana visi, misi, nilai-nilai inti, faktor penentu keberhasilan, sasaran kinerja target dan rencana tindakan organisasi selaras dengan  Personal Balanced Scorecard (PBSC), dalam   4  (empat) perspektif, yaitu:

  • Internal,  Kesehatan fisik dan keadaan mental. Bagaimana anda mengendalikan dua aspek ini untuk menciptakan nilai bagi diri anda sendiri dan orang lain? Bagaimana agar anda tetap merasa nyaman baik didalam waktu kegiatan (kerja) ataupun di luar waktu kegiatan (kerja)
  • Eksternal, Hubungan anda dengan keluarga anda dan keluarga besar, atasan, bawahan dan rekan. Bagaimana mereka memandang anda?
  • Pengetahuan dan Pembelajaran. Bagaimana anda belajar dan bagaimana anda tetap sukses di masa yang akan datang?
  • Keuangan. Bagaimana anda mengelola dan memenuhi kebutuhan keuangan anda?

5. Implementasi PBSC
            Materi ini menjelaskan mengenai bagaimana menyelaraskan atau mengharmonisasi ambisi pribadi dan ambisi bersama (organisasi) dengan dasar sikap etika bisnis dan integritas. Dalam materi ini juga diuraikan mengenai tujuan dari penyelarasan ambisi adalah mencapai tingkat kesesuaian yang lebih tinggi antara sasaran pribadi dengan sasaran organisasi dan penambahan nilai bersama. Semakin besar kesesuaian, maka muncul peningkatan dalam kemampuan mengarahkan, keterlibatan internal, ketaatan, motivasi, pemberdayaan, keproaktifan, tanggungjawab, komitmen dan kepercayaan. Keselarasan antara ambisi pribadi dan ambisi bersama organisasi juga harus terjadi di semua tingkatan organisasi yang lebih rendah.
                        Materi ini juga menjelaskan metode implementasi PBSC dengan menggunakan PDAC (Plan-Do-Act-Challenge):
            PLAN:

  • Merumuskan PBSC
  • Memfokuskan pada hal pekerjaan dan diluar pekerjaan

DO:

  • Memulai dengan sasaran yang sederhana
  • Berorientasi pada tindakan perbaikan
  • Berkomitmen untuk melakukan tindakan perbaikan
  • Berupaya mendapatkan umpan balik atas apa yang telah dilakukan

ACT:

  • Mengecek apakah tindakan perbaikan telah dilakukan dengan baik.
  • Melakukan koreksi apabila tindakan perbaikan masih belum sempurna
  • Mengembangkan ketrampilan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan

CHALLENGE

  • Menerima tantangan yang lebih besar
  • Menetapkan sasaran yang lebih sulit seiring dengan peningkatan ketrampilan
  • Menikmati pengalaman dalam melakukan sesuatu yang lebih menantang dan lebih sulit

PBSC INDIVIDU

 

OBSC

Unit organisasi

sasaran

Ukuran

target

Unit organisasi

sasaran

ukuran

target

               

KEUANGAN

     

KEUANGAN

     

PELANGGAN

     

PELANGGAN

     

PROSES INTERNAL

     

PROSES INTERNAL

     

PENGETAHUAN DAN PEMBELAJARAN

     

PENGETAHUAN DAN PEMBELAJARAN

     

Metode

Metode Penyampaian materi meliputi metode tutorial, roleplay, kasus, latihan/praktek

Alamat Kampus

  • Kampus 1: Jl. Nginden Semolo 34-36 Surabaya
  • Kampus 2: Jl. Wonorejo Timur 16 Surabaya
  • Telp. 031-5947151, 031-5947152 Fax. 031-5935937
  • Hotline Telp/SMS/WA: 0858 9597 9800
  • email: humas@perbanas.ac.id
Anda disini: Beranda